① Latar belakang
Rata-rata kasus dan kematian akibat penyakit menular berada di 10 besar di dunia, namun strategi pengobatan yang akurat hanya dapat dibuat bila agen penyebab penyakit dapat ditekan dengan akurat dari sampel klinis. Karena banyaknya ragam agen patogenik yang beragam dan metode tradisional klinis dengan rendahnya through put dan lama waktu, masih ada sekitar 50% pasien infeksi yang menghadapi kesulitan diagnosis agen penyebab infeksi. Program ini dengan meneruskan semua nukleotida dalam sampel secara berurutan, dapat mewujudkan deteksi agen patogenik secara luas dan tidak bias.
② Teknologi
Menerapkan platform ONT generasi keempat teknologi sequensing berkekuatan tinggi - teknologi sequensing single molecule pada pori nano, melalui teknologi sequensing berkekuatan tinggi pada pori nano yang menggabungkan teknik ekspansi target bakteri, jamur, mykobakterium, patogen khusus (patogen tidak konvensional), virus, dan lain-lain dengan area gen spesifik patogen mikroba tersebut serta keunggulan teknologi itu sendiri yang memiliki read long dan real time data output, dapat mengidentifikasi secara presisi hingga spesies atau subspesies yang lebih halus, yang membantu deteksi berbagai patogen mikroba dalam sampel klinis dengan akurat dan efisien, laporan menyediakan semua patogen yang dapat ditemukan dalam sampel dengan data yang efektif, melalui interpretasi laporan untuk membantu dokter klinis menganalisis dan menilai kondisi infeksi saat ini.

③ Isi
Nama Proyek Pengujian | Ruang lingkup pengujian |
MTseq Pemeriksaan Patogen Spectrun | Mendukung deteksi lebih dari 17.000 spesies bakteri (termasuk 268 patogen khusus), sekitar 8.900 spesies jamur, dan 60 spesies virus, dengan cakupan total lebih dari 20.000 jenis mikroorganisme patogen |
Tes Genetik TBseek-Mycobacterium dan Resistensi Obatnya | Mendukung deteksi kompleks Mycobacterium tuberculosis, 40 spesies mycobakterium non-tuberculin, 6 gen resisten terkait 4 obat garis depan tuberkuiosis, 13 gen resisten terkait 11 obat garis kedua tuberkuiosis |
HIV SEEK-AIDS virus typing and drug resistance gene detection | Didukung uji sekali untuk pengenalan HIV-1 dan HIV-2 dan membedakan subtipe berbagai HIV-1 dan gen resisten terkait |
④ Kelebihan
a. Sensitivitas tinggi: dengan melakukan amplifikasi secara spesifik pada molekul nukleus dari organisme patogen dapat mendeteksi sampel spesifik dengan tingkat kehadiran rendah pada latar belakang manusia yang tinggi seperti sampel infeksi darah; dapat mendeteksi sampel infeksi dengan jumlah sampel yang sedikit seperti infeksi ophthalmologi.
b. Dapat mewujudkan diagnosis patogen yang dapat dilakukan pada hari yang sama dan komprehensif, laporan awal dalam waktu 2 jam, dan laporan akhir dengan waktu <16 jam.
c. Rendahnya tingkat false positive: long read long sequencing, tidak perlu assembly, tidak terpengaruh oleh nucleus tuan rumah, memungkinkan lokasi infeksi agen secara akurat.
d. Ruang lingkup deteksi yang luas: mendukung deteksi DNA, RNA secara bersamaan, dapat mengidentifikasi virus, jamur, bakteri serta patogen khusus lainnya sebanyak ± 20.000 lebih jenis patogen mikroorganisme, sehingga dapat terwujud deteksi patogenik mikroorganisme secara luas dan tidak bias.
⑤ Proses Pemantauan
⑥ Orang yang boleh berlaku
Pasien febricula atau infeksi yang tidak jelas di klinis
Pasien dengan hasil pemeriksaan laboratorium asisten diagnosis klinis negatif
Pasien yang diduga atau dinyatakan positif terinfeksi dengan infeksi agen penyebab penyakit langka
Pasien yang diduga atau dinyatakan positif ganda
Pasien yang diketahui terinfeksi agen patogenik dengan diagnosis pasti untuk pemantauan perjalanan penyakit