Pusat Akademik Academic center

Pusat Akademik

Otoritas Publikasi

2022-05-19

Hidup awal berkembang dari satu sel darah putih. Menurut penelitian beberapa tahun terakhir, sel darah putih tidak hanya ada pada masa kandungan, tetapi juga ada di berbagai organ tubuh manusia dewasa yang mampu memperbarui organ tersebut. Sel-sel ini memiliki kemampuan untuk terus-menerus berkembang sepanjang hidup, namun biasanya dalam keadaan “dalam tidur” karena terbatas secara ketat; sel-sel ini berkembang dan berubah menjadi berbagai jenis sel sesuai kebutuhan organ tersebut yang mengalami kerusakan. Sel darah putih hanya “dalam tidur” dalam kondisi tertentu yang disebut “nich”.

Di dalam darah kita terdapat “stacje hematoopoieticzne” yang membuat sel darah merah, sel darah putih, sel plakat, dan lain-lain. Stacje hematoopoieticzne terletak utama di dalam sumsum tulang. Sebelumnya orang sudah tahu, stacje intermèdien yang menjadi sumber pembentukan tulang, plakat, dan lain-lain inilah yang disebut “nich”, namun tidak jelas bagaimana caranya.

Institut Graduate School of Kyushu University di Jepang dan tim riset bersama dari University of Albert Einstein Medical School, Amerika Serikat, menemukan untuk pertama kalinya di dunia bahwa sel stromal juga dapat dikelompokkan berdasarkan gen genetik dan protein yang diungkapkan, dan selain itu juga dapat membentuk berbagai sel faktor hemopoiesis (zat yang menjaga fungsi sel darah merah). Temuan ini membuka celah untuk memahami secara jelas tentang mekanisme yang rumit dalam menjaga fungsi sel darah merah dalam tubuh makhluk hidup, dan mungkin dapat membawa dampak pada penelitian tentang pembentukan sel darah merah yang berani berkembang dengan cara baru yang efisien, dan bahkan dapat mempercepat perkembangan terapi medis regeneratif.

Hasil tersebut dipublikasikan di Nature Cell Biology, online edition, tanggal 20 Februari 2017.

Sumber: Kementerian Riset dan Teknologi